ASMIPA Berikan Aspirasi Untuk Pemerintah Terkait Penanganan COVID 19

GRESIK, JATIM, Mitrabratanews.com –  Prihatin dengan kondisi Bangsa dan Negara yang tak kunjung usai diterpa badai Covid19 varian Delta dan Lambada yang ganas.

Astana Mitra Pariwisata (ASMIPA) menyayangkan langkah Pemerintah Menerapkan PPKM Darurat namun tanpa diiringi solusi yang tepat.

Masyarakat dibenturkan antara mengikuti peraturan PPKM Darurat tanpa Bansos Pemerintah, disisi lain juga harus memenuhi kebutuhan hidupnya.

ASMIPA organisasi pelaku Wisata Indonesia adalah sektor usaha yang paling terdampak.

Namun meskipun begitu, ASMIPA tetap mendukung Kebijakan yang sudah dikeluarkan Pemerintah Pusat dan Daerah.

Prof.H.Muhammad Ashraf PhD Ketua Dewan Pembina ASMIPA dalam rapat kordinasi melalui zoom meeting menyampaikan arahannya untuk seluruh Jajaran Pengurus dan Anggota.

“ASMIPA mendukung program Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid 19, namun kebijakan PPKM yang masih membuka beberapa sektor dinilai kurang efektif menurunkan penyebaran Covid 19, masih lebih baik kebijakan Lockdown (penguncian selama 14 hari)” imbuh Ketua Dewan Pembina.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum ASMIPA Umi Kulsum menyampaikan, dalam konteks Lockdown, masyarakat dipaksa untuk disiplin 100 persen, Ini akan berjalan dengan baik bila pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan sosial, tidak seperti PPKM ini.

Jajaran Pengurus Astana Mitra Pariwisata (ASMIPA)

“Sebaiknya Pemerintah jangan teruskan PPKM Darurat ini, jika sama-sama mengakibatkan turunnya (perekonomian) ya pakai lockdown saja sekalian” Ujar Umi Kulsum yang biasa disapa Bunda Sofi.

“Cara yang tepat dengan berikan bantuan kepada masyarakat lewat bansos BLT dan hanya yang siap divaksin sebagai tanda terimakasih sudah mendukung program pemerintah ‘Tidak ada alasan lagi berkeliaran diluar rumah,” imbuh Ketua ASMIPA yang juga menjabat Ketua Bidang Pariwisata SATGAS NAWACITA INDONESIA.

“Jika memang serius untuk segera menuntaskan berhentinya virus covid 19, alangkah tepatnya jika SPBU dan arus tol juga ditutup sekalian, hanya di peruntukkan untuk kebutuhan esensial dan kritikal (logistik ‘ dinas kesehatan ‘ dan kebutuhan darurat lainnya )” Imbuh Umi Kulsum.

” Dari kami seluruh anggota ASMIPA (Astana Mitra Pariwisata ) Komunitas yg paling terdampak dan sudah tidak tahu apa yang akan dimakan buat esok hari siap mendukung penuh program Pemerintah, tapi hendaknya tolong kebijakan yang akan diambil lebih melihat masyarakat di bawah” Pungkas Bunda Sofi.(ivn)

Back to top button
error: Content is protected !!