Waspada..!!! Begal Motor Modus Gendam Beraksi Lagi di Lamongan

LAMONGAN-JATIM, Mitrabratanews.com – Aksi begal dengan modus gendam kembali beraksi di kabupaten Lamongan. Kali ini begal terjadi dijalan raya mantup tepatnya didepan pom bensin (SPBU) desa Palang kecamatan Kembangbahu kabupaten Lamongan pada Jumat malam sekitar pukul 18.00 wib. (15/08/2025)
Kejadian begal ini berawal saat korban yang berprofesi sebagai pengantar jasa makanan (grabfod) datang ke kos yang ada dibelakang warung makan untuk mengantarkan pesanan makanan ke salah satu rumah konsumennya. Kedua korban mengendarai sepeda motor PCX warna putih dengan nopol S 6033 JCZ tahun 2025.
Ketika sampai di alamat yang dituju, salah satu korban turun untuk mengantarkan pesanan makanan (seblak) tersebut kedalam kos. Tiba-tiba ada dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna ungu mendatangi korban dan berpura pura bertanya.
Pelaku bertanya apa korban kenal dengan orang yang mengendarai PCX warna putih itu? Dijawab korban kenal, orang itu tunangan adik saya. Setelah itu korban diajak bersalaman oleh para pelaku.
Setelah bersalaman korban seakan tidak sadar dan mau saja saat di ajak oleh salah satu pelaku ke rumah keluarganya di dusun Kalipang, namun sebelum masuk ke dusun Kalipang korban di turunkan dan di tinggal di pinggir jalan. Merasa di tinggal sendiri korban lalu menelfon temanya M.Jefri yang saat itu masih membawa motor PCX. Dari M.Jefri korban mendapat kabar kalau kontak sepeda motor PCX miliknya sudah di minta oleh salah pelaku yang berada di TKP lalu di bawa kabur pelaku ke arah Utara,
Merasa dirinya dibegal dengan modus gendam (hipnotis) sehingga tidak sadar, korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek kembang bahu. Saat ini kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Kembang Bahu.
Dengan mulai maraknya begal motor dengan modus gendam, hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat khusunya masyarakat lamongan untuk lebih berhati hati dan waspada terhadap orang yang tidak di kenal agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan semoga pelaku bisa secepatnya tertangkap. (Fer)





