Tanah Longsor Terjadi di Giyanti Rowokele, Polisi dan Warga Lakukan Penanganan Awal

Polres Kebumen, Mitrabratanews.com — Tanah longsor terjadi di Dukuh Lurakarsa, Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, pada Jumat siang, 28 November 2025.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Setelah menerima laporan, petugas kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta warga untuk penanganan awal,” ujar Kompol Faris Budiman.

Longsor terjadi di sisi rumah milik Suminem, 65 tahun, warga RT 08 RW 06 Dukuh Lurakarsa. Material tanah turun dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi 6 meter. Jarak guguran tanah dengan bangunan rumah hanya sekitar tiga meter. “Meski dekat dengan rumah, tidak ada kerusakan struktur maupun korban. Namun warga kami minta untuk tetap berhati-hati,” kata Kompol Faris.

Hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 04.00 WIB diduga menjadi pemicu utama pergerakan tanah di wilayah perbukitan tersebut. Dua warga setempat, Watini dan Kodrat Basuki, menjadi saksi awal kejadian sebelum melaporkannya kepada perangkat desa.

Petugas gabungan terdiri dari Kapolsek Rowokele AKP Mariman, Kanit Intelkam Aiptu Sugandi, Ka SPKT II Aiptu Lugiman, Bhabinkamtibmas Bripka Mugiyono, Destana Giyanti, serta Kepala Wilayah Dukuh Lurakarsa, turut membantu pembersihan material dan memastikan area sekitar tetap aman.

Kompol Faris menambahkan, langkah lanjutan akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memantau potensi longsor susulan. “Wilayah ini memiliki kemiringan tanah cukup curam sehingga perlu kewaspadaan lebih, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.

Polres Kebumen mengimbau masyarakat di wilayah perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Warga diminta segera melaporkan retakan tanah, pergeseran struktur, atau tanda alam lain yang berpotensi menjadi longsor. Hindari beraktivitas di area rawan saat hujan deras, dan pastikan akses evakuasi tetap terbuka.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Laporkan segera bila melihat tanda bahaya. Kepolisian bersama instansi terkait siap membantu,” Kompol Faris Budiman menandaskan. (Red)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!