idulfitri2024

SUBHANALLAH, Sinergi Komunitas dan Yayasan, Ciptakan Senyum 40 Anak Yarim piatu dan Dhuafa di Mojopuro Wetan Gresik. 

GRESIK, Mitrabratanews.com – Sebanyak 40 orang anak yatim, piatu, dan dhuafa di lingkungan sekitar Balai Desa Mojopuro Wetan Kec. Bungah Kab. Gresik menerima santunan dalam program “Sinergi Bersama Door To Door” yang diselenggarakan oleh Komunitas Gresik Bersedekah (K-Greb). Minggu (02/05)

Program santunan ini diinisiasi oleh Komunitas Gresik Bersedekah dengan menggandeng beberapa pihak yang satu visi dibidang sosial, adalah Yayasan Cinta Berhayat Abadi (YCBA), Bright Hope sebagai donatur dan Pemdes Mojopuro selaku fasilitator acara.

Saat pembukaan acara, Ketua Komunitas Gresik Bersedekah saudara M. Faisol yang akrab dipanggil Faiz memaparkan program ini. Tema “Sinergi Bersama Door to Door” mempunyai makna misi dari komunitas yang masuk ke area desa-desa di seluruh wilayah Gresik.

“Kenapa kami namakan Door to Door, karena sesuai dengan misi kami yang masuk ke area atau wilayah di desa-desa” terang Faisol.

Masyarakat setempat sangat mengapresiasi kegiatan santunan tersebut, apalagi protokol kesehatan diterapkan secara ketat karena masih dalam tahapan status Zona Kuning penyebaran Covid-19 di kota Gresik.

Bright Hope Surabaya yang diwakili oleh Diana Wahyuningtyas yang lebih akrab dipanggil (Bu Din) dalam kesempatan sambutannya mengungkapkan bahwa giat kepedulian kepada sesama perlu terus kita galakkan di tengah pandemi ini untuk meringankan beban saudara kita yang terkena langsung dampak Covid-19 khususnya adik-adik yatim piatu dan dhuafa.

“Adik-adik kita (Yatim Piatu dan Dhuafa) sangat membutuhkan uluran tangan kita, apalagi di tengah pandemi ini. Peran dan dukungan kita bisa menjadi support moril buat mereka.” terang Bu Diana yang juga pembina Komunitas Gresik Bersedekah.

Kepala Desa Mojopuro Wetan, Muhammad Kholiddin sangat mengapresiasi kegiatan ini. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan positif seperti ini yang dapat menjauhkan kita semua dari musibah yang akhir-akhir ini menjadi ujian bagi bangsa Indonesia.

“Kita apresiasi luar biasa untuk teman-teman K-Greb, Yayasan Cinta Berhayat Abadi, dan Bright Hope yang bersinergi di Balai Desa Mojopuro. Semoga ke depan bisa terus diselenggarakan kegiatan positif ini untuk meningkatkan situasi ekonomi yang saat ini tengah terdampak pandemi COVID-19 bagi adik-adik yatim,” terang beliau.

Kholiddin juga menambahkan bahwa pemerintah desa setempat juga mempunyai program serupa yang berorientasi pada bantuan sosial masyarakat.

“Kami pemerintah desa Mojopuro juga mempunyai program untuk masyarakat yang kurang mampu, karena dengan kegiatan bersedekah ini kita bisa menolak segala macam musibah.” tambah beliau.

Ketua K-Greb menjelaskan tentang pengaruh pandemi COVID-19 terhadap perekonomian masyarakat, aktivitas masyarakat menjadi terbatas, perputaran roda perekonomian juga tidak seperti kondisi normal. Sehingga diperlukan support kepada mereka melalui program seperti ini.

“Pandemi COVID-19 membuat ekonomi sebagian besar masyarakat semakin sulit. Semakin tertekan. Karena itu, butuh perhatian dan dukungan untuk membantu mereka. Apalagi, Ramadhan merupakan momentum yang baik untuk berbagi,” pungkas Faiz. (iwan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!