Resahkan Warga, Pria Diduga ODGJ di Lamongan Dijemput Tim Gabungan

LAMONGAN-JATIM, Mitrabratanews.com – Warga Dusun Miru, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, akhirnya bisa bernapas lega setelah seorang pria lanjut usia yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), AW (75), dijemput paksa oleh tim gabungan pada Senin (23/6/2025) malam.
AW menjadi sumber kegelisahan warga karena kerap melakukan tindakan tidak senonoh terhadap HRWT (26), yang juga warga Dusun Miru. Bahkan, saat warga mengingatkan agar AW tidak lagi mendatangi rumah HRWT, pria itu justru mengamuk dan mengejar warga sambil membawa kayu.
Mendengar keresahan tersebut, Dwi Prasetyo, salah satu kader Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kecamatan Kembangbahu, segera bertindak cepat. Dwi Prasetyo berkoordinasi dengan tim FKBN Bakorda Lamongan, kader FKBN Kecamatan Mantup dan Kecamatan Kembangbahu, media Mitrabratanews.com, serta jajaran Polres Lamongan yang diwakili oleh IPDA Purnomo.
“Penjemputan ini sudah kami laporkan ke Polres Lamongan, Polda Jatim, Pemkab Lamongan, Dinas Sosial (Dinsos), dan Bupati Lamongan. Kami bergerak malam ini juga demi kenyamanan warga,” ujar IPDA Purnomo kepada mitrabratanews.com.
Proses evakuasi AW sempat berlangsung menegangkan. AW yang terkejut dengan kedatangan petugas, perangkat desa, dan warga sekitar, berusaha melawan dan menolak dibawa. Namun, setelah lebih dari satu jam, tim gabungan dibantu warga berhasil menenangkan AW.
Akhirnya, pria lanjut usia tersebut dibawa ke rumah rehabilitasi milik IPDA Purnomo yang berada di Babat, Lamongan, untuk mendapatkan perawatan.
Tidak hanya AW, HRWT yang diduga juga mengalami gangguan kejiwaan turut dievakuasi ke rumah rehabilitasi. Mirisnya, HRWT yang tengah mengandung dua bulan ini juga menunjukkan gejala depresi berat. Berdasarkan arahan dari Polres Lamongan dan Polda Jatim, ia pun turut dibawa untuk mendapatkan penanganan yang layak.
Warga Dusun Miru menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat tim gabungan, FKBN, Dinas Sosial, perangkat desa, serta IPDA Purnomo yang dikenal sebagai “polisi baik” oleh warga.
“Kami berharap AW dan HRWT bisa segera sembuh dan kembali menjalani kehidupan normal bersama keluarga,” ujar salah satu warga. (Fr)





