Polresta Surakarta Gelar Simulasi Sispamkota, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Kamtibmas

SURAKARTA-JATENG, Mitrabratanews.com – Polresta Surakarta menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapan satuan mengantisipasi gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontinjensi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman parkir Stadion Manahan, Kamis (23/4/2026) pagi.

Simulasi ini menampilkan rangkaian lengkap penanganan aksi unjuk rasa, mulai dari situasi kondusif hingga eskalasi kerusuhan. Hal ini sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi potensi dinamika di lapangan.

Sejak pagi hari, ratusan personel gabungan telah bersiaga di sekitar lokasi. Skenario diawali dengan gambaran aktivitas masyarakat yang berjalan normal, mencerminkan kondisi kota yang aman dan terkendali.

Selanjutnya, massa aksi mulai berdatangan dan berkumpul di titik yang disimulasikan sebagai Gedung DPRD Kota Surakarta. Mereka membawa spanduk dan poster serta menyampaikan aspirasi secara bergantian. Pada tahap ini, aparat kepolisian melakukan pengamanan secara persuasif dengan menempatkan personel di titik strategis serta melaksanakan pengawalan terbuka.

Situasi kemudian meningkat ketika jumlah massa bertambah dan melakukan long march. Personel Dalmas tampak membentuk formasi berlapis guna mengantisipasi pergerakan massa. Negosiator juga diterjunkan untuk berkomunikasi dengan koordinator aksi agar situasi tetap kondusif.

Memasuki tahap eskalasi, suasana mulai memanas. Dalam skenario, sebagian massa bertindak anarkis dengan melakukan dorongan, pelemparan benda, hingga mencoba menerobos barikade petugas. Menyikapi hal tersebut, aparat meningkatkan status pengamanan dengan menurunkan Dalmas lanjutan lengkap dengan perlengkapan pengendalian massa.

Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur, mulai dari mendorong massa mundur secara bertahap hingga penggunaan kendaraan taktis untuk membubarkan kerumunan. Simulasi juga memperagakan proses penindakan terhadap pelaku anarkis, serta evakuasi korban luka oleh tim medis yang telah disiagakan.

Seluruh rangkaian simulasi berlangsung dinamis dan menggambarkan tahapan pengamanan sesuai prosedur, mulai dari pendekatan humanis hingga tindakan represif sebagai langkah terakhir.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana.

“Simulasi ini merupakan bagian dari pemeliharaan kemampuan anggota. Tidak ada tendensi lain, melainkan untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan tetap optimal dalam menghadapi berbagai situasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini juga dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap perlengkapan pengendalian massa, sehingga seluruh jajaran siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, terutama menjelang momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., mengapresiasi langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Solo. Ia menekankan pentingnya pendekatan dialogis dalam menyikapi aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah, kita terus mengedepankan pendekatan dialog. Kami mengapresiasi kerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka,” ungkapnya.

Respati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta menjamin hak masyarakat, khususnya para pekerja, untuk menyampaikan pendapat, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik.

“Kami menjamin hak untuk menyampaikan pendapat. Namun di sisi lain, kami juga harus memastikan para pedagang, pelaku usaha, dan pekerja tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Walikota Surakarta menegaskan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Apabila terdapat permasalahan, pihaknya siap memfasilitasi dan mendampingi penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk menjamin hak-hak pekerja. Jika ada yang belum terpenuhi, akan kami bantu fasilitasi agar dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya.(Red)

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!