Garap Lahan Pertanian “Ansor Bawean Bertani di Bumi BUMA” Mewujudkan Kemandirian Pangan

GRESIK-JATIM, Mitrabratanews.com –
Semangat “Ansor Bertani” semakin nyata dan terukur. Kali ini, kegiatan pertanian yang digagas oleh Gerakan Pemuda Ansor dilaksanakan langsung di lahan yang dikelolah oleh Badan Usaha Milik Ansor (BUMA). Lahan tersebut berlokasi di dusun daya bata, desa sawahmulya, kecamatan Sangkapura, pulau Bawean, kabupaten Gresik. Kamis (23/4/2026)
Dengan memanfaatkan lahan pertanian yang dikelola secara profesional, Nanang Qosim ketua Ansor Bawean dan kader-kader Ansor dari Jawa timur turun tangan menanam dan merawat berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura dilahan BUMA Bawean.
“Langkah ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan bukti komitmen Ansor Bawean dalam membangun ekosistem ekonomi yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi lokal,”ujar Nanang Qosim
Ansor pulau Bawean bertani dilahan yang mengoptimalkan lahan BUMA menjadikan lahan yang produktif dan bernilai ekonomi. Mengusung tema “Ansor Bertani”, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan simbol gerakan untuk merawat bumi sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi para kader.
Di atas lahan seluas satu hektar, berbagai komoditas hortikultura tumbuh subur menjadi bukti bahwa tanah yang dirawat dengan kesungguhan akan menghadirkan keberkahan.
Menurut ketua MUBA PC GP Ansor bawean Habiburrahman sudah menanam Sebanyak 3.000 semangka, 1.500 melon, 1.500 kacang panjang, 1.000 mentimun, 1.000 tomat, dan 1.000 terong ditanam dengan pola terencana dan berkelanjutan.
Keberagaman ini bukan tanpa alasan selain menjaga stabilitas hasil panen, juga memperkuat nilai ekonomi dan ketahanan pangan lokal.
Momentum Hari Bumi memberi makna lebih dalam, Ansor bawean tidak hanya menanam hasil, tetapi juga menanam harapan. Bahwa menjaga alam adalah bagian dari tanggung jawab moral, dan mengelola pertanian adalah jalan kemandirian yang bermartabat.
Rombongan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur memberikan apresiasi atas langkah progresif kader Ansor Bawean. Program ini dinilai sebagai model konkret penguatan ekonomi berbasis lokal yang layak direplikasi di berbagai daerah.
Kedepan, Ansor Bertani diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan menghubungkan nilai keagamaan, kepedulian lingkungan dan kemandirian ekonomi dalam satu tarikan napas.
Ansor membuktikan bahwa : Dari tanah, lahir kedaulatan. Dari keringat petani muda, tumbuh masa depan umat. Kegiatan menanam hingga panen nanti akan dikelola langsung oleh kader – kader Ansor Bawean untuk menambah keahlian dan menciptakan kemandirian.
Dukungan ekonomi, hasil panennya dapat menunjang kebutuhan organisasi Ansor Bawean khususnya, maupun masyarakat sekitar umumnya, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Harapan Ketua Ansor Bawean Nanang Qosim dalam statmennya mengatakan : “Kegiatan ‘Ansor Bertani di Bumi BUMA’ ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi bisa mengelola sumber daya secara cerdas, menghasilkan manfaat nyata bagi kader dan bangsa dengan terus berkarya dan terus maju,”pungkasnya. (Rok)





