Judi Sambung Ayam dengan Omset Ratusan Juta Makin Menggila di Kediri, Aparat Hukum dan Satgas Covid Seakan Tutup Mata..!!!

KEDIRI – JATIM, Mitrabratanews.com – Aktifitas judi sambung ayam makin marak dan makin menggila di kediri, ratusan orang ramai berkerumun di arena judi dan sama sekali tidak menjalankan prokes dan ini jelas seakan menantang upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Aktifitas judi ini juga seakan luput dari pantauan dan tindakan tegas dari aparat hukum setempat khususnya dari Polres Kediri. Kerumunan orang yang ikut dalam judi sambung ayam juga luput dari pantauan dan pengawasan tim Satgas Gugus Covid Kabupaten Kediri, padahal sudah jelas dan tegas dengan adanya aturan Pemerintah hingga mengeluarkan aturan PPKM Darurat Level 4 saat ini diharapkan dapat menekan penyebaran penularan Covid 19.

Tidak adanya tindakan dari aparat hukum setempat patut menjadi tanda tanya. Bisa diduga Aparat Penegak Hukum serta Tim Gugus Covid sudah ada pengkondisian dari pengelola sabung ayam, terlihat dari kondisi di lapangan masih melakukan kegiatan yang mendatangkan para penjudi hingga luar kota Kediri. Bisa dibayangkan akan terjadi kerumunan besar besaran di dalamnya. Lokasi perjudian sabung ayam itu sendiri diketahui milik seseorang berinisial “T”. Lokasi ini perjudian ini sangat strategis dengan kondisi kalangan yang megah, penataan yang sangat rapi sehingga para penjudi bisa beain judi dengan nyaman ditempat tersebut hingga berjam jam.

Kerumunan pemain dan penonton Judi Sambung Ayam

Dari hasil investigasi awak media di lokasi, mendapatkan beberapa informasi yang sangatlah mencengangkan, Lokasi perjudian sabung ayam milik “T” yang berlokasi di dusun dadapan desa sumberejo Kecamatan ngasem Kabupaten Kediri tersebut setiap harinya bisa meraup keuntungan puluhan hingga ratusan juta rupiah, pantas saja arena perjudian ini tidak tersentuh Aparat Penegak Hukum Polsek maupun Polres setempat dan tim Satgas Covid yang notabene saat ini memiliki kewenangan penuh untuk menindak tegas jika ada pelanggaran Protokol Kesehatan, bisa diduga Aparat Penegak Hukum telah menerima “Atensi” sehingga mereka seakan akan tutup mata…!!!

Saat awak media menemui salah satu warga mengatakan,” perjudian ini sudah berlangsung lama, kami tidak berani menegur meskipun tempat halaman rumah dipake parkir para penjudi, karena mereka itu punya teman banyak mulai preman sampai aparat kepolisian dan tentara, meskipun diam sebenarnya kami pun resah sering kali mereka teriak teriak gak jelas, main Sampek malam jam 12, banyak juga parkir mobil yang sembarang hingga jalan sempit mau lewat susah mas,” tuturnya.

“Herannya lagi dilokasi judi sering terlihat kendaraan mobil patroli polisi berhenti di situ, tapi gak tau kenapa kok gak di bubarkan malah berhenti sebentar trus gak lama pergi lagi,” imbuhnya.

Puluhan hingga ratusan orang bergerombol di Arena Judi tanpa memperhatikan prokes

Perlu diketahui kegiatan ini jelas jelas melanggar SE, Mendagri no.15 Tahun 2021 , Tentang PPKM Darurat , Pergub Jatim no. 53 Tahun 2020 , Tentang Disiplin Prokes dan juga , yang kesemuanya tentang ” Upaya Untuk Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid 19 ”

Permainan judi semacam ini jelas akan menimbulkan kerumunan massa dan sangat berpotensi menularkan penyebaran virus corona dengan cepat, oleh karena itu sebisa mungkin Tim Gugus Tugas Covid- 19 bersinergi dengan aparat desa , Babinsa , Babinkamtibmas desa Setempat untuk segera meghentikan perjudian tersebut , di tambah kegiatan itu melanggar Pasal 303 , tentang perjudian.

“Aktifitas judi ini harus segera di hentikan , jangan sampai Aparat Penegak Hukum {APH } , terkesan menutup diri dan pura – pura tidak tahu menahu.” Sedangkan lokasi judi tersebut hanya berjarak 400meter dari polsek ngasem. (MB/team)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!