Ditemukan Berkat Aplikasi ILMU Semeru, Polres Nganjuk Serahkan Motor kepada Pemilik

NGANJUK-JATIM, Mitrabratanews.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyerahkan kembali 1 unit motor milik warga yang sebelumnya sempat hilang karena dicuri.

Motor yang sempat dilaporkan hilang oleh Mashadi (61) alamat Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk itu kini telah ditemukan berkat aplikasi “Ilmu Semeru” yang beberapa waktu lalu diperkenalkan.

Penyerahan motor merk Suzuki warna biru tersebut dilakukan di depan kantor Satreskrim Polres Nganjuk dengan terlebih dahulu dilakukan pencocokan identitas kendaraan.

AKBP Muhammad menjelaskan bahwa aplikasi Ilmu Semeru Polda Jatim merupakan langkah strategis dalam mendukung transparansi dan aksesibilitas dalam penanganan kasus hilangnya kendaraan.

“Ini bukti nyata dari peningkatan pelayanan masyarakat dari kepolisian yang transparan dan akuntabel dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” ujar Kapolres Nganjuk, Selasa (10/10).

Sementara itu AKP Fatah Meilana S.I.K., M.H., mengungkapkan motor milik Mashadi tersebut merupakan hasil temuan dari anak buahnya saat melakukan antisipasi pencurian jagung siap panen di wilayah Kecamatan Tanjunganom.

“Motor tersebut ditemukan di tengah persawahan tanaman jagung hari Selasa, 03/10/2023 pukul 22.00 Wib, ditinggal begitu saja oleh seseorang tak dikenal setelah mengetahui ada rombongan petugas dari Polres Nganjuk,” sambungnya.

Berdasarkan kecurigaan tersebut selanjutnya motor diamankan ke Polres Nganjuk dan didata di aplikasi Ilmu Semeru sambil menelusuri pemilik asli motor tersebut.

Di sisi lain, Mashadi mengaku bahwa motor tersebut telah hilang sejak tahun 2020 atau sekitar 3 tahun yang lalu, saat itu ia kehilangan kendaraannya tanpa jejak.

Ia sangat bersyukur dan mengapresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat atas keberhasilan dalam menemukan kembali motornya berkat aplikasi “Ilmu Semeru” Polda Jatim. (Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button